Seorang teman mendengki temannya yang lebih maju darinya. Sebut
saja dia si A dan temannya yang lebih mapan itu si B. Karena si B itu menanjak
naik finansialnya seiring terus bertumbuh usahanya. Berbagai cara dilakukan si
A untuk meruntuhkan si B. Mulai dari menjelekkan si B. Membuang banyak waktu untuk
temannya. Tidak lengkap tanpa ada nama si B dalam tongkrongan, tentang
keburukan temannya. Bahkan dia melakukan cara cara hitam yang langit
melaknatnya.
Si B yang mujur tadi sebenarnya tau si A mendengkinya. Dia pun
punya ide. Dia mengajak si A untuk duduk dan menenangkan diri. Si A mengenal si
B sejak sangat lama, karena mereka berdua satu kampung, satu teman bermain,
dari kecil, remaja, sampai dewasa. Mereka berdua pun saling mengenal karakter
satu sama lain. Bukan hanya mereka berdua, banyak orang pun di sana mengenal
karakter satu sama lain.
Si B bilang,” Apa kabarmu ?”
Si A bilang,” Baik.”
Si B “ Wah, tadi malam real madrid menang ya. Juara liga
lagi, bukan hanya itu real madrid juga juara liga champion dan copa del rey.”
Si A terdiam.
Si B melanjutkan,” wah, dari dulu kita jago real madrid. Apalagi
kamu dulu, paling ngefans deh sama real. Aku juga sampai sekarang gak
ngelewatin tuh menonton real madrid tanding.”
Si A Sebel,” Terus …. “
Si B “ ingin sekali aku mewujudkan cita cita aku, kamu, dan
teman teman kita dulu. Aku mengembangkan usahaku sebagian untuk mewujudkan cita
cita kita.”
Si A Terheran,” cita cita apa maksudmu ?”
Si B bilang,” Apa kamu masih ingat, dan pasti ingat karena
kamu paling ngefan sama real. Kita dulu pernah berkata bahwa suatu saat kita
akan bermain di Santiago Bernabeu. Aku, kamu, dan teman teman kita.”
Si A sedikit emosi,” Kok gitu sih, emang kita laku di sana. Kita
kan bukan pemain bola. Pemain timnas saja belum tentu boleh main di sana,
apalagi orang kampung kayak kita. Jadi mikir donk. Yang realistis lah.”
Si B tersenyum,” Tenang Bro … Tenang Bro … sekarang tinggal
sedikit lagi kita akan main di sana. Tentu dengan tidak menjadi pemain. Tapi menyewa
stadion itu. Kayak orang kota nyewa lapangan futsal per jam gitulah. Semuanya aku
tanggung. Aku tahu ini bukan hanya impianmu, tapi juga teman teman kita lain. Maka
aku perjuangkan untuk ini melalui beayaku. Semuanya aku tanggung.”
Si A Sedikit terkagum tapi tampak pesimis,” Tapi menyewanya
kan dengan harga selangit. Mana bisa, belum lagi naik pesawat, nginap, dan
lainnya.”
Si B bilang,” Bro, semuanya bisa ditaklukkan dengan uang. Apalagi
nyewa stadion itu, dijamin mereka takluk. Aku rela ngorbanin sebagian omzetku
untuk impian kita. Impian yang selama ini kita bayang bayang dalam khayalan. Cobalah
rasakan kalau itu benar benar nyata. Dan sebentar lagi, kita akan
mewujudkannya. Bukan hanya itu, kita akan jalan jalan di negeri matador,
menikmati musim berbeda dari sini, ketemu pemain bintang.
Si A mata berkaca kaca
Si B Melanjutkan,” Maka, dukung aku bro … biar impian kita
terwujud nyata dan nyata.
Si A “ kau tidak bohong kan ?”
Si B “ Kau mengenalku sejak kecil “
Si A mengangguk.
Si B “ apa kau pernah lihat aku pernah berbohong walaupun
sekali saja ?”
Si A menggelengkan kepala.
Si B “ apa kau tau backgroundku, yang jadi imam setiap hari.
Mengisi pengajian ibu ibu. Menjadi khatib jumat. Juga tidak jarang dipanggil
ustad. Apakah itu layak disamakan dengan golongan pendusta ?”
Si A “ Aku yakin ucapanmu karena aku mengenalmu,aku lebih
mengenalmu daripada rekan bisnismu mengenalmu karena sejak kecil kau teman
bermainku.”
Seketika kedengkian si A pun sirna. Jiwanya berubah drastis,
dari membenci menjadi mendukung, mendukung sepenuhnya
***
Sebelum menginjak uraian, ada baiknya saya bertanya pada
anda. Jika anda bisa jawab, sebenarnya sudah selesai inti yang saya sampaikan
dalam tulisan kali ini.
“ Apa gerangan yang membuat si A berubah drastis dari
mendengki menjadi mendukung si B?”
Ketika orang berbangga dengan kesuksesan, lalu yang
mendengar dalam kondisi kemalangan, kedengkian cenderung hadir. Dan penyebab
orang mendengki adalah bukan hanya dia tidak redho atas apa yang dilebihkan
oleh orang, tapi juga disebabkan si pendengki dalam kondisi mundur. Artinya,
dia sudah jatuh ketimpa tangga, lalu diperdengarkan tetangganya yang berbangga
atas limpahan harta dan tahta yang membuat sesak banyak orang.
Maka ajak mereka untuk menikmati kebahagiaan Anda. Seperti anda
beli mobil, rumah mewah, punya anak, kirimkan kado untuk tetangga anda. Intinya
bagi bagi kebahagiaan, dengan cara apa pun. Dan paling edan fantastis seperti
di atas, membuat impian banyak temannya yang selama ini terpendam muncul ke
pelupuk mata. Tidak berat bagi orang kaya raya, apalagi dengan tujuan membuat
bahagia banyak orang. Toh itu bisa jadi Cuma sekali seumur hidup bagi teman
temannya. Korbankan untuk kebahagiaan orang walaupun sedikit, maslahat akan
datang. Kalau paling indah ya menghaji dan umrahkan banyak orang.
Apakah ada ruginya ?
Mereka bisa melaksanakan rukun terakhir, dan impian selama
ini. Sedang harta akan hanya terbuang seolah seribu rupiah bagi orang
kebanyakan. Apakah rugi buat anda ? jika takut mereka malas bekerja. Saya Tanya,
apakah sama menghajikan orang dengan memberi uang tunai dengan jumlah sebesar
dana haji ? beda toh. Haji pun tidak semua orang mampu. Maka kehadiran kita
untuk mewujudkan impian mereka. Banyak orang kaya, banyak haji. Orang miskin
tidak usah khawatir lagi untuk bisa naik haji. Karena sumbangan dermawan terus
membanjiri. Yang ditakuti, pengatur perencanaan haji itu mementingkan diri
sendiri dan anak istri.
Nalis, 27 Agustus 2014
20.37
No comments:
Post a Comment