Suatu hari anggaplah seorang
berinisial A sedang membantu orang orang, membantu membangun masjid, menyantuni
anak yatim. Dia sangat kaya dan pergi haji berkali kali. Suatu hari, dalam
sebuah acara ceramah di masjid bangunan, dia memberi sumbangan untuk banyak
orang. Dalam sesi terakhir, sang pembawa acara mengucapkan segala terima kasih.
“ Alhamdulillah, hari menjelang idul
adha, kita mendapat bantuan begitu banyak ekor sapi an kami dari seseorang di
antara kita. Beliau bernama A.”
Seketika raut wajah si A menunjukkan
kemarahan. Setelah selesai acara selesai, dia mendatangi si pembawa acara. Dia
marah besar pada pembawa acara itu,
“ Kamu ini gimana sih ! Kamu kira
aku orang biasa ! Aku sudah haji berkali kali ! Kamu kok tidak bilang pada
mereka dengan panggilan haji ! Jangan jangan kamu masih amatir ! Dasar bocah !”






