Monday, February 9, 2015

Mengubah Kebiasaan Buruk Seketika



Sebenarnya hal ini bukan hanya mengubah kebiasaan buruk saja, tapi semuanya bahkan kebiasaan baik. Tapi itu sangat tidak saya sarankan. Karena kebiasaan baik menjadi nilai indah diri kita di dunia maupun di akhirat. Dan pokok judul juga adalah,” seketika.”

Apa itu seketika ?

Singkat seketika adalah saat itu juga, sekejap, kilat, sangat cepat, bahkan kecepatannya melebihi cahaya melebihi hantaran listrik. Oh ya ?

Sabar dulu, nanti saya buktikan seketika secara mengejutkan bisa mengubah hidup kita menjadi lebih baik, menjadikan kebiasaan buruk hilang SEKETIKA, sekali lagi SEKETIKA.


Seketika selalu ada. Adakah kaya seketika ? Jawabannya selalu ada. Seketika bukanlah menghinakan proses. Bahkan seketika itu juga melalui proses. Hanya saja proses itu tidak diketahui oleh semua orang. Makanya cari ilmu menjadi sukses seketika juga karena hal itu juga termasuk proses. Anda saat ini misalnya sangat miskin, terlilit hutang, lalu berubah seketika menjadi kaya raya dalam waktu 1 tahun, bisakah ? Bisa jika tau caranya. 

Dulu orang harus menguasai internet dan computer bertahun tahun sekolah dari awal sampai master, tapi lihatlah banyak sekali orang menjadi pandai bahkan tidak kalah dengan pelajar yang lama belajar, dan mereka hanya belajar satu sampai dua hari saja tentang internet.

Dulu orang harus menabung per sen dulu bertahun tahun untuk membangun rumah ( jika orang tuanya tidak mampu ). Ngontrak dulu sambil menabung sekian untuk membangun rumah. Tapi sekarang Anda bisa memiliki rumah seketika juga yang Anda inginkan. Anda bisa datangi bank untuk membelikan rumah. Setelah lunas, Anda cicil per bulan dari gaji Anda atau hasil usaha kepada bank. Bedanya, jika masih dalam kontrak, selamanya rumah yang Anda tinggali tetap menjadi rumah orang lain. Jikalau Anda terus cicil ke bank sampai selesai, maka setelah selesai rumah itu sangat nyata menjadi milik Anda. Persamaannya sama sama bayar. Perbedaannya bagai bumi dan langit. Kekurangaannya beban bunga juga lumayan. Semua itu seketika juga jikalau Anda tau ilmunya.

Contoh nyata seketika adalah  

Sudahkah Anda SMS pasangan Anda hari ini. “ Sayangku, aku mencintaimu melebihi dunia ini dan seketika.”

Apakah itu lumrah ? Saya jawab belum. Semua pasangan masih canggung padahal nyata mereka itu suami istri. Tapi ketika rasa malu itu sirna, apa yang terjadi dengan Anda berdua ? Anda berdua akan bertambah cinta seketika. Konflik hilang seketika. Buktikan, pasti seketika.

Nah, sekarang masuk inti.

Hei hei, saya sengaja tidak memberitahu caranya. Tapi kisah di bawah ini akan membuat Anda tau seketika juga caranya, tanpa saya beritahu, karena itu lebih menantang Anda.
-         Suatu hari seorang gemar makan ikan lele. Tanpa disadari kegemarannya tidak tertandingi oleh siapa pun. Bahkan dia berkata,” Kalau ada yang melebihi makanan lele dalam keseharian melebihi diriku, maka aku hadiahi.” Dia merasa hebat bahwa dialah penyuka lele terbaik dengan bangga. Suatu ketika, dia berkunjung ke peternakan lele. Dia melihat nyata bahwa petani lele menyobek nyobek tikus mati, lalu dimasukkan ke dalam kolam. Orang itu paling jijik dengan tikus. Maka saat itu juga orang itu tidak mau lagi makan ikan lele. Perubahan SEKETIKA. Saya tidak melarang Anda makan lele karena saya juga suka. Itu termasuk mengubah kebiasaan hanya saja di atas tidak negative.

-         Di Manado dijumpai banyak pasar menjual daging semua hewan, mulai babi, kelelawar, anjing, bahkan kera. Suatu hari seorang sangat menyukai daging kera. Setiap hari dia berlari ke hutan untuk memburu kera. Jikalau tidak dapat, terpaksa dia beli di pasar. Suatu ketika dia berhenti seketika makan daging kera. Ketika ditanya, dia menjawab,” Aku mulai tidak makan daging kera lagi ketika aku membuka isi perut kera lalu kudapati anak kera di dalam sana.” Perubahan itu SEKETIKA.

-         Semoga ini aplikasi tidak menyindir. Di suatu pabrik rokok, dua orang pemimpin cabang saling bercengkerama dengan karyawan karyawannya. Mereka berdua menghisap rokok penuh kenikmatan, bahkan berkata pada karyawan mereka,” Aduh, banci gak merokok.” Mereka saling bergurau. Seketika salah satu pemimpin cabang itu sakit keras. Ajaibnya, pada saat sakit dia masih merokok. Sehingga dokter mengancam,” Saya tak mau tau. Penyakit Anda sudah parah. Jika Anda merokok sekali lagi, maka Anda akan mati. Saya tidak bertanggungjawab.” Seketika pemimpin itu sadar. Dan ketika kesehatannya membaik. Dia kembali berkumpul dengan banyak karyawan. Dan dia tidak merokok. Semua pun menyindir,” Bos, kok gak ngerokok, banci ya.” Bos itu bilang,” Biarin banci, daripada mati.” Sekali lagi SEKETIKA.

-         Di suatu negeri, hidup seorang anak nakal dengan ibu dan bapak tirinya. Dia selalu membuat ulah dan kesal. Udah anak tiri, luar biasa nakal lagi. Suatu hari anak itu terbaring sakit di rumah sakit. Bapak dan ibu tirinya datang penuh kemarahan.

“ Kamu itu menyusahkan saja !”
Anak itu menjawab
“ Terima kasih atas kebaikan ibu bapak. Sudah datang.”
“ Datang karena kamu sekarat daripada mati !”
“ Itu tandanya Anda berdua mencintai saya. Buktinya sampai membayar beaya berobat.”
“ Bukan cinta. Itu membebani. Dasar !”
“ Bu, Pak, saya mungkin tidak berharga di mata Anda. Tapi tolong jangan sampai Anda lalaikan janin yang Anda di perut Anda. Anda boleh memaki saya. Tolong makian Anda jangan sampai membuat urat darah mengalir ke janin akibat emosi terus menerus. Emosi Anda saya anggap rasa cintaa berupa nasihat. Tapi belum tentu bagi janin Anda karena dia butuh keikhlasan batin dan kebahagiaan dari pemilik tubuh yaitu ibu.”

Seketika kebencian ibu dan bapak tiri berubah menjadi haru dan cinta.

No comments:

Post a Comment